PostgreSQL Installation Problem on Windows without WSH


PostgreSQL 8.3 and 8.4 may fail to install on Windows with the following error message: “An error occurred executing the Microsoft VC++ runtime installer”. PostgreSQL 9.x may fail with a different message: “Unable to write inside TEMP environment variable path”, but the actual reason appears to be the same.

It turns out that the installer requires Windows Script Host to be enabled (there might be other reasons, but this is the problem I have stumbled upon).

Before you start messing with the registry, check if WSH is actually disabled or not. To do that run wscript.exe in the DOS box.

  • If you see a dialog box called “Windows Script Host Settings”, WSH is enabled, and your problem with PostgreSQL installation must be related to something else.
  • If you get an error box that says “Windows Script Host access is disabled on this machine. Contact your administrator for details”, WSH is disabled, and your problem with PostgreSQL installation may be related to it (or may be not).
Here is how to enable Windows Script Host for the current user (assuming he/she has administrator rights, of course):
  1. Start Registry Editor (Start => Run… => regedit).
  2. In the Registry Editor open HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows Script Host\Settings
  3. Make sure you actually are “inside” the Settings “folder”.
  4. Right-click anywhere in the right pane of the Registry Editor and select New => DWORD Value and call it “Enabled”. Then, double-click it and set the “Value data” field to “1”.
  5. Check if WSH is now enabled by running wscript.exe in the DOS box (see above).
  6. In the Registry Editor open HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows Script Host\Settings
  7. If WSH is enabled, try installing PostgreSQL. If not, see below how to enable WSH system-wide.
  8. Once the installation is complete, you can disable WSH by setting the “Enabled” value to “0”.
The above may not work if Windows Script Host has been disabled system-wide. Here is how to enable it:
  1. Start Registry Editor (Start => Run… => regedit).
  2. In the Registry Editor open HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows Script Host\Settings. Note that it is HKEY_LOCAL_MACHINE this time.
  3. Make sure you actually are “inside” the Settings “folder”.
  4. Right-click anywhere in the right pane of the Registry Editor and select New => DWORD Value and call it “Enabled”. Then, double-click it and set the “Value data” field to “1”.
  5. Check if WSH is now enabled by running wscript.exe in the DOS box (see above).
  6. In the Registry Editor open HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows Script Host\Settings
  7. If WSH is enabled, try installing PostgreSQL. If not, see below how to enable WSH system-wide.
  8. Once the installation is complete, you can disable WSH by setting the “Enabled” value to “0”.

http://www.xsatriya.com/2016/postgresql-installation-problem-on-windows-without-wsh/
http://1stopit.blogspot.co.id/2011/01/postgresql-83-and-84-fails-to-install.html

Software Manajemen Kerja Notaris ver. 9
Monitoring pekerjaan mulai dari order masuk sampai selesai. Posisi Akta, Covernote, Serah terima berkas, PMPJ. Monitoring Keuangan : invoice, pembayaran, pengeluaran, pajak, kas, materai. Contoh Akta....

Software Data Notaris
Penyimpanan file softcopy format bundel akta Notaris dan PPAT. File Minuta, Salinan, Berkas Pendukung seperti KTP, KK, Sertipikat dll. History PT., Protokol Notaris PPAT....

Software Convert WS to WORD
Merubah file ws / wordstar menjadi file word format akta notaris. siap print. cepat, tanpa setting style...

Manajemen kantor Notaris PPAT
Kantor Notaris terikat pada UUJN dan Kode Etik, sehingga Kantor Notaris ada keterbatasan-keterbatasan dalam menangani masalah, terutama adanya pekerjaan-pekerjaan yang tidak boleh didelegasikan kepada orang lain...

Manajemen Data Kantor Notaris PPAT metode Client Server
Metode Client Server untuk penyimpanan data pada kantor Notaris adalah metode dimana seluruh file data kantor notaris diletakkan pada komputer server. Dalam hal ini komputer server bisa dikatakan sebagai bank data. Jumlah komputer server hanya 1 unit, meskipun jumlah komputer keseluruhannya lebih banyak...

Komputer Kantor Notaris PPAT
Spesifikasi komputer : Processor Intel G4400 box 3.3GHz Socket 1151 SKYLAKE, Motherboard GIGABYTE GA-H110M-DS2 ada LPT, Memory DDR4 KingSton 4 GB, Hardisk SATA SSD KingSton 120 GB, Hardisk SATA SEAGATE IRONWOLF NAS 2 TB, Casing + Power Supply SIMBADDA X-380W, Monitor 19-20 inchi, Mouse + Keyboard LOGITECH/Genius....

Kebutuhan kantor Notaris di bidang IT untuk pemula
Istilah pemula dalam hal ini adalah Notaris baru, dimana jumlah Customer masih belum banyak, sehingga biaya yang dikeluarkan untuk Kantor Notaris juga belum besar. Komputer set, Printer Dot Matrik, Printer Inkjet (tinta) + Scanner, Mesin Ketik....

Kebutuhan kantor Notaris di bidang IT untuk senior
Istilah senior dalam hal ini adalah kantor Notaris yang sudah ramai, customernya banyak, karyawan juga banyak dan otomatis order juga banyak...

NAS untuk Kantor Notaris PPAT
NAS (Network Attached Storage) yaitu sebuah piranti penyimpanan data dengan sistem operasi yang dikhususkan untuk melayani kebutuhan backup dan share data. Pada kantor Notaris dan PPAT, NAS dapat dijadikan sebagai pusat data (data centre). Data tersebut dapat diakses oleh komputer client (komputer karyawan) dengan metode sharing data, sehingga karyawan tidak terpaku harus menggunakan komputer di mejanya. Jadi bisa dikatakan tidak ada alasan karyawan tidak bisa kerja karena komputernya yang biasa dipakai/di mejanya rusak.....