Manajemen Data

Kantor Notaris PPAT

metode

Client Server



Metode Client Server untuk penyimpanan data pada kantor Notaris adalah metode dimana seluruh file data kantor notaris diletakkan pada komputer server. Dalam hal ini komputer server bisa dikatakan sebagai bank data. Jumlah komputer server hanya 1 unit, meskipun jumlah komputer keseluruhannya lebih banyak. (misal 2 komputer, 5 komputer, 10 komputer dst).

Data tersebut dapat diakses oleh komputer client (komputer karyawan) dengan metode sharing data. Sehingga data dapat diakses dari komputer lain (client) dan ketika "save" data akan otomatis tersimpan pada komputer server.

Setiap metode terdapat kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan :

  • Mempermudah dalam maintenance.
  • Meningkatkan efisiensi biaya operasional dan maintenance
  • Meningkatkan efisiensi kerja
  • Memudahkan pencarian data
  • Memudahkan pengelolaan data
  • Memudahkan backup data
  • Keamanan Data
Semua kelebihan ini ada dikarenakan untuk pengelolaan komputer 80% difokuskan pada komputer server. Dan untuk komputer client tidak diperlukan hardisk yang besar.

Dikarenakan seluruh data kantor dapat diakses dari komputer client, maka karyawan tidak terpaku harus menggunakan komputer di mejanya.

Jika komputer karyawan rusak, maka karyawan tersebut masih bisa bekerja dengan menggunakan komputer yang lain (selama tersambung dengan jaringan Server).
Misal : Karyawan A menggunakan komp. 1, Karyawan B menggunakan komp.2, jika komp. 1 rusak maka Karyawan A bisa menggunakan/meminjam komp. 2 (Karyawan B) dan sebaliknya atau menggunakan komputer lain yang tidak terpakai.
Jadi bisa dikatakan tidak ada alasan karyawan tidak bisa kerja karena komputernya yang biasa dipakai/di mejanya rusak.

Jika terjadi bencana, maka hanya perlu mengamankan komputer server saja.

Selain itu juga mempermudah dalam backup data, karena cukup backup dari komputer server saja (tidak backup dari tiap-tiap komputer).

Kekurangan :
  • Jika komputer Server bermasalah maka seluruh pekerjaan pada kantor notaris (computerized) tidak dapat berjalan. Karena seluruh data ada pada Komputer Server.

Untuk kekurangan tersebut, dapat diminimalkan dengan settingan-setingan tertentu, seperti Automatic backup. Automatic backup adalah metode dimana seluruh file data pada komputer server akan tercopy secara otomatis ke komputer lain. Istilah dari komputer lain adalah server cadangan. Server cadangan tidak harus komputer khusus, cukup dipilih salah satu dari komputer karyawan (client).

Selain itu juga bisa diminimalkan dengan pemilihan komputer server yang sesuai.